Hello Pacitan 2017
Foto : Yayak Antara

Surfer asal Indonesia Rio Waida berhasil menjadi Juara I dalam perhelatan Hello Pacitan Pro 2017 QS1,000 yang diselenggarakan di Pantai Watu Karung, Pacitan. Para surfer dimanjakan dengan ombak yang menawan di Watu Karung, ombak setinggi 3-6 feet datang selama pertandingan berlangsung. Dari hari pertama sampai final ombak di watu karung sangat solid.


Kompetisi Hello Pacitan Pro World Surf League (WSL) Qualifying Series (QS) 1,000 dibuka dan dimulai pada hari Kamis, 17 Agustus dan bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI ke 72. Kontes surfing yang diikuti oleh Surfer Papan atas Indonesia dan Surfer Pro Internasional dari berbagai negara ini berlangsung sangat meriah dan mendapat apresiasi dari para peserta karena diselenggarakan di salah satu spot yang sangat indah dan ombak yang berkelas walaupun lokasinya sangat jauh. Watu Karung sendiri memiliki 2 spot ombak yang sempurna dan mempunyai barrel yang berkelas di sebelah kanan dan kiri pantainya, sehingga bisa memberikan pilihan bagi para peserta.

Hello Pacitan 2017
Foto : Yayak Antara




Pada partai puncak, babak final peserta yang lolos adalah Rio Waida (INA) dan Kian Martin (SWE). Penampilan Rio Waida
memang sangat solid dari babak ke babak, surfer muda berdarah Indo-Jepang ini berhasil mengalahkan lawan-lawannya mulai dari Elliot Paerata dan Chriss Zaffis hingga akhirnya di babak final bertemu dengan Kian Martin, surfer berusia 15 tahun berasal dari Swedia yang juga memiliki penampilan sangat mempesona di babak sebelumnya, bahkan sempat mencapai poin 9.25 nyaris sempurna.

Hello Pacitan 2017
Foto : Yayak Antara
Partai final berlangsung sangat kompetitif, Kian sangat berambisi dan bersemangat dalam mengambil ombak dan mencetak skor, namun ombak yang didapatkannya bukanlah ombak yang terbaik saat itu. Justru Rio dengan strateginya yang tepat berhasil mendapatkan ombak dan mencetak poin yang cukup tinggi 8 dan 6.5 yang membawa Rio Waida meraih kemenangan sebagai Juara utama di Hello Pacitan QS1,000.


Hello Pacitan 2017


Dengan kemenangan ini Rio Waida mengukuhkan dirinya sebagai pemuncak ranking WSL ASIA, jika Rio mampu mempertahankan posisinya maka dia akan mendapatkan tempat untuk maju ke event QS6,000 dan QS10,000 di awal tahun 2018 dan berpeluang untuk mengikuti kualifikasi WSL Championship Tour (CT).

Hello Pacitan 2017
Foto : Yayak Antara

Yang membuat spesial kompetisi ini adalah hadirnya mantan Presiden RI Bpk Susilo Bambang Yudhoyono beserta rombongan di Watu Karung untuk menyaksikan babak final.


The Result :
1st  : Rio Waida
2nd : Kian Martin
3rd  : Eli Hanneman
4th  : Chriss Zaffis

Ranking World Surf League Men's Qualifying Series 2017



Surfer from Indonesia Rio Waida succeeded to become the first winner in Hello Pacitan Pro 2017 QS1,000 event held at Watu Karung Beach, Pacitan. The surfers are spoiled with the captivating waves at Watu Karung, 3-6 feet high waves coming during the game. From day one to final waves in watu karung is very solid.

The Qualifying Series (QS) 1,000 Hello Pacitan Pro World Surf League (WSL) competition opens and commences on Thursday, August 17 and coincides with Indonesia's 72nd Independence Day. The surfing contest, followed by Tp's Indonesian Surfers and Pro International Surfer from various countries. This was very festive and received appreciation from the participants as it was held in one of the very beautiful spots and the classy waves although the location is very far away. Watu Karung itself has 2 perfect wave spots and has a classy barrel on the right and left of the beach, so it can provide options for the participants.

At the top of the party, the final round of participants who qualify is Rio Waida (INA) and Kian Martin (SWE). Appearance of Rio Waida is very solid from round to round, this young Indo-Japanese surfer managed to beat his opponents ranging from Elliot Paerata and Chriss Zaffis until finally in the final round meet with Kian Martin, a 15-year-old surfer from Sweden who also has a very charming appearance In the previous round, even had time to reach 9.25 points almost perfect.

The final party took place very competitive, Kian very ambitious and eager to take the waves and score, but the waves he got was not the best wave at the time. Precisely Rio with his right strategy managed to get the waves and scored points high enough 8 and 6.5 that brought Rio Waida won victory as the main Champion at Hello Pacitan QS1,000.

With this victory Rio Waida established itself as the top ranking WSL ASIA, if Rio able to maintain its position then he will get a place to advance to the QS6,000 and QS10,000 events in early 2018 and a chance to follow the WSL Championship Tour (CT) qualification.


What makes this competition special is the presence of former Indonesian President Susilo Bambang Yudhoyono and his entourage in Watu Karung to witness the final round


Surf Contest : Hello Pacitan 2017 World Surf League QS 1,000





Hello Pacitan 2017
Foto : Yayak Antara

Surfer asal Indonesia Rio Waida berhasil menjadi Juara I dalam perhelatan Hello Pacitan Pro 2017 QS1,000 yang diselenggarakan di Pantai Watu Karung, Pacitan. Para surfer dimanjakan dengan ombak yang menawan di Watu Karung, ombak setinggi 3-6 feet datang selama pertandingan berlangsung. Dari hari pertama sampai final ombak di watu karung sangat solid.


Kompetisi Hello Pacitan Pro World Surf League (WSL) Qualifying Series (QS) 1,000 dibuka dan dimulai pada hari Kamis, 17 Agustus dan bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI ke 72. Kontes surfing yang diikuti oleh Surfer Papan atas Indonesia dan Surfer Pro Internasional dari berbagai negara ini berlangsung sangat meriah dan mendapat apresiasi dari para peserta karena diselenggarakan di salah satu spot yang sangat indah dan ombak yang berkelas walaupun lokasinya sangat jauh. Watu Karung sendiri memiliki 2 spot ombak yang sempurna dan mempunyai barrel yang berkelas di sebelah kanan dan kiri pantainya, sehingga bisa memberikan pilihan bagi para peserta.

Hello Pacitan 2017
Foto : Yayak Antara




Pada partai puncak, babak final peserta yang lolos adalah Rio Waida (INA) dan Kian Martin (SWE). Penampilan Rio Waida
memang sangat solid dari babak ke babak, surfer muda berdarah Indo-Jepang ini berhasil mengalahkan lawan-lawannya mulai dari Elliot Paerata dan Chriss Zaffis hingga akhirnya di babak final bertemu dengan Kian Martin, surfer berusia 15 tahun berasal dari Swedia yang juga memiliki penampilan sangat mempesona di babak sebelumnya, bahkan sempat mencapai poin 9.25 nyaris sempurna.

Hello Pacitan 2017
Foto : Yayak Antara
Partai final berlangsung sangat kompetitif, Kian sangat berambisi dan bersemangat dalam mengambil ombak dan mencetak skor, namun ombak yang didapatkannya bukanlah ombak yang terbaik saat itu. Justru Rio dengan strateginya yang tepat berhasil mendapatkan ombak dan mencetak poin yang cukup tinggi 8 dan 6.5 yang membawa Rio Waida meraih kemenangan sebagai Juara utama di Hello Pacitan QS1,000.


Hello Pacitan 2017


Dengan kemenangan ini Rio Waida mengukuhkan dirinya sebagai pemuncak ranking WSL ASIA, jika Rio mampu mempertahankan posisinya maka dia akan mendapatkan tempat untuk maju ke event QS6,000 dan QS10,000 di awal tahun 2018 dan berpeluang untuk mengikuti kualifikasi WSL Championship Tour (CT).

Hello Pacitan 2017
Foto : Yayak Antara

Yang membuat spesial kompetisi ini adalah hadirnya mantan Presiden RI Bpk Susilo Bambang Yudhoyono beserta rombongan di Watu Karung untuk menyaksikan babak final.


The Result :
1st  : Rio Waida
2nd : Kian Martin
3rd  : Eli Hanneman
4th  : Chriss Zaffis

Ranking World Surf League Men's Qualifying Series 2017



Surfer from Indonesia Rio Waida succeeded to become the first winner in Hello Pacitan Pro 2017 QS1,000 event held at Watu Karung Beach, Pacitan. The surfers are spoiled with the captivating waves at Watu Karung, 3-6 feet high waves coming during the game. From day one to final waves in watu karung is very solid.

The Qualifying Series (QS) 1,000 Hello Pacitan Pro World Surf League (WSL) competition opens and commences on Thursday, August 17 and coincides with Indonesia's 72nd Independence Day. The surfing contest, followed by Tp's Indonesian Surfers and Pro International Surfer from various countries. This was very festive and received appreciation from the participants as it was held in one of the very beautiful spots and the classy waves although the location is very far away. Watu Karung itself has 2 perfect wave spots and has a classy barrel on the right and left of the beach, so it can provide options for the participants.

At the top of the party, the final round of participants who qualify is Rio Waida (INA) and Kian Martin (SWE). Appearance of Rio Waida is very solid from round to round, this young Indo-Japanese surfer managed to beat his opponents ranging from Elliot Paerata and Chriss Zaffis until finally in the final round meet with Kian Martin, a 15-year-old surfer from Sweden who also has a very charming appearance In the previous round, even had time to reach 9.25 points almost perfect.

The final party took place very competitive, Kian very ambitious and eager to take the waves and score, but the waves he got was not the best wave at the time. Precisely Rio with his right strategy managed to get the waves and scored points high enough 8 and 6.5 that brought Rio Waida won victory as the main Champion at Hello Pacitan QS1,000.

With this victory Rio Waida established itself as the top ranking WSL ASIA, if Rio able to maintain its position then he will get a place to advance to the QS6,000 and QS10,000 events in early 2018 and a chance to follow the WSL Championship Tour (CT) qualification.


What makes this competition special is the presence of former Indonesian President Susilo Bambang Yudhoyono and his entourage in Watu Karung to witness the final round